Rabu, 03 April 2013

Sekilas tentang Michel Foucault


Michel Foucault lahir di Poitiers, 15 Oktober 1926. Pendidikan akademisnya dilalui di Ecole Normale Superiuere (Paris) bidang filsafat dan psikologi.
Tugas akademis yang pernah Michel Foucault emban, adalah Direktur Departemen Filsafat di University of Clermont-Ferrand dan University of Vincennes (1960). Michel Foucault juga pernah menjadi professor bidang Sejarah Sistem Pemikiran di College de France. Dia juga pernah mengajar selama bertahun-tahun di negara Arab Maghrib (terutama Tunisia).
Walaupun Michel Foucault di awal perjalanannya dipengaruhi oleh marxisme, sebagaimana kebanyakan cendekiawan 1950-an, akhirnya dia melepaskan diri dari belenggu paham itu. Teorinya tentang pengetahuan atau kekuasaan akhirnya justru bertentangan dengan marxisme.
Michel Foucault menguasai dengan baik disiplin-disiplin ilmu: metode genealogi dan dekonstruksi kebenaran Nietzsche, fenomenologi Heidegger, kedokteran, studi mengenai abnormalitas (seks, penjara, kegilaan dan peradaban), serta disiplin bahasa maupun seni.
Michel Foucault menolak sebutan filosof bagi dirinya, karena tidak seperti kebanyakan orang yang berfilsafat, tujuan Foucault berfilsafat, seperti halnya Nietzsche, bukan mencari kebenaran, bukan lagi mencari kebenaran sebagai poros kanonis bagi tradisi filsafat (berfilsafat adalah mencari kebenaran dengan seluruh jiwa, kata Plato), bukan pula mempertanyakan kebenaran dengan benda dan hal, melainkan melihat bagaimana wacana (filsafat dan ilmu) tentang kedokteran, kegilaan, penjara, atau seks, dibentuk dan tampil sebagai kebenaran.
Bagi Michel Foucault, berfilsafat adalah mengenai sejarah gagasan, bukan untuk meyakinkan diri akan kebenarannya, melainkan untuk mengenali urut-urutan, berbagai cara pengujaran yang mengungkapkan pembenaran dan penyangkalan, yang mengatakan hal yang dapat diterima dan yang tidak dapat ditolerir.
Popularitas Michel Foucault tidak terlepas dari zaman yang membentuknya, serta pengaruh para filosof sebelumnya yang telah mempengaruhi pemikirannya. Hal ini juga dijelaskan dalam Ensyclopedia of Encartakeluaran Microsoft, yang merupakan ensiklopedi standar untuk menelaah gagasan orang-orang besar yang merubah perjalanan peradaban manusia. Pemikiran Michel Foucault disebutkan dalam ensiklopedi tersebut, berakar dari gagasan dua filosof Jerman: Nietzsche dan Martin Heidegger.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar