Senin, 01 April 2013

Sekilas tentang Dorothy E. Smith


Teori sosiologi D.E. Smith berasal dari pengalaman hidupnya sebagai wanita yang bergerak antara dua dunia, dunia akademis yang didominasi lelaki dan dunia wanita yang pada dsarnya menjadi pusat kehiudupan selaku orang tua tunggal. Mengenang kembali dirinya waktu berada di Berkeley di awal 1960-an, studi untuk meraih gelar doktor sosiologi dan dengan status orang tua tunggal, Smith melukiskan bahwa kehidupannya rupanya telah dibentuk oleh apa yang ia lihat sebagai “tak sebanyak hal yang kebetulan yang membentuk karir” (1979:151). Tema tentang hak yang kebetulan ini adalah salah satu dari banyak pengalaman pribadi yang menyebabkan Smith menantang keortodoksan sosiologi seperti citra tentang kesengajaan aktor bekerja melalui konflik peran.
Apakah terjadi secara kebetulan atau disengaja, kejadian berikut ini bagi orang luar akan tampak sebagai tahap-tahap penting dalam perkembangan Smith. Ia lahir di Inggris tahun 1926, mendapat gelar sarjana muda sosiologi dari universitas London tahun 1995. dan Ph.D. sosiologi dari Universitas California di Berkeley tahun 1963. Dalam periode yang sama ini ia mengalami beberapa kejadian : menikah, pindah ke Kanada segera sesudah kawin, mendapat pekerjaan (Smith, 1979:151). Mengenai kejadian ini ia menegaskan : “Kejadian itu muncul di saat aku sebenarnya hampir tak punya pilihan dan jelas tak terbayangkan sebelumnya.” Pekerjaan yang tersedia meliputi riset sosiologi di Berkeley; mengajar sosiologi di Berkeley, mengajar sosiologi di Universitas Essex, Colchester, Inggris; asisten profesor dan kemudian menjadi profesor di jurusan Sosiologi di Universitas British Colombia; dan sejak tahun 1977 menjadi profesor sosiologi di bidang pendidikan di Ontario Institute for Studies in Education, Toronto.
Smith menulis berbagai topik, semuanya berkaitan dengan perhatiannya yang “bercabang dua (bifurkasi)”, adakalanya sebagai tema sentral dan adakalanya sebagai motif. Ia melihat pengalaman bifurkasi menjelma dengan sendirinya dalam pemisahan antara deskripsi ilmu sosial dan pengalaman hidup orang, memisahkan antara pengalaman hidup wanita dan tipe ideal patriarki yang mereka keluarkan untuk melukiskan pengalaman itu, pemisahan antara struktur dunia mikro dan makro yang mendiktekan pengalaman mikro, dan terutama pemisahan antara dunia mikro penindasan dan dunia mikro penindas yang tindakannya menciptakan struktur makro penindasan. Perwujudan tema ini dapat dilihat dalam resensi pilihan diantara banyak judul karya Smith : The Statistics on Women and Mental Illness; How  not to read them (1975), What it Might Mean to Do a Canadian Sociology; the Everyday World as Problematic (1976), K is Mentally III; The Anatomy of a Factual Account (1978), Where There is Opperassion, There is Resistance (1979). Di tahun 1987 Smith menghasilkan analisis yang sangat luas dan menyatu tentang tema ini dalam sebuah buku yang menjadi penuntun sosiologi feminis, The Everyday World as Problematic. Buku ini disusul buku lain the Conceptual Practices of Power (1990a), Texts, Facts and Feminity (1990b) dan Writing the Social (1999b).
Apa yang ia hasilkan untuk kepentingan sosiologi feminis dan untuk semua sosiolog dalam batas teoritis adalah sosiologi yang menyatukan perhatian neo-Marxian dengan struktur dan wawasan fenomenologi ke dalam berbagai jenis kehidupan subyektif dan interaksi mikro. Ia melihat berbagai jenis kehidupan sehari-hari dibentuk oleh struktur makro dan struktur makro ini dibentuk oleh sejarah khusus kebutuhan ekonomi. Dalam mengembangkan garis nalar ini Smith ingin menghindarkan pandangan tentang dunia dimana penindasan selalu ditafsirkan sebagai pembuatan keputusan oleh aktor individual berdasarkan kepentingan diri sendiri. Apa yang dilihat Smith adalah bahwa kepentingan diri sendiri itu terletak dalam struktur dan ia menghadap sosiolog memusatkan perhatian pada struktur yang menghasilkan penindasan itu. Ia yakin bahwa struktur ini hanya akan dapat diketahui dengan menyelidiki kehidupan sehari-hari ini karena banyak ilmu sosial yang memulai dengan asumsi bahwa struktur itu telah diketahui dan dapat diketahui terlepas dari pengalaman kehidupan sehari-hari. Karyanya yang terakhir melanjutkan proyeknya tentang sosiologi wanita melalui penelitian struktur makro yang menata kehidupan sehari-hari. Ia terutama memusatkan perhatian untuk mengembangkan penelitian tentang organisasi dan hubungan sosial dalam politik kehidupan sehari-hari. Karyanya ini menawarkan sosiologi alternatif bagi feminis post-modernisme/ post strukturalisme.
Sosiolog yang menyusun perspektif feminis makin banyak mengalihkan perhatian utama mereka ke kerangka sistematis buatan Smith. Implikasi karya Smith untuk teori sosiologi memberikan basis untuk sebagian besar bab ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar