Minggu, 14 Oktober 2012

Perbedaan antara Metodologi Kuantitatif dan Kualitatif

Ciri
Metodologi Kuantitatif
Metodologi Kualitatif
Sifat realitas

Obyektif, sederhana, tunggal; kesan indrawi berwujud
Subyektif, problematik; holistik; susunan sosial
Penyebab dan akibat
Pemikiran nomologikal; hubungan sebab-akibat
Non-deterministik; pembentukan saling menguntungkan; tak ada hubungan sebab-akibat
Peran nilai
Nilai netral; permintaan bebas-nilai
Normativisme; permintaan terikat-nilai
Ilmu alam dan sosial
Deduktif; model ilmu dari ilmu alam; nomotetik; menurut peraturan ketat
Induktif; menolak model ilmu alam; ideografik; tak ada peraturan ketat: interpretasi
Metode

Kuantitatif, matematikal; ekstensi memakai statistik
Kualitatif, dengan sedikit penekanan pada statistik; analisa verbal dan kua-litatif
Peranan peneliti

Agak pasif; “pengenal”; terpisah dari subyek – dikenal: dualisme
Aktif; “pengenal” dan “dikenal” adalah interaktif dan tak dipisahkan
Generalisasi
Generalisasi induktif; per-nyataan nomotetik
Generalisasi analitikal atau konseptual; waktu dan konteks khusus

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar