Sabtu, 09 Maret 2013

Ketika Mimpi Tak Jadi Kenyataan


Apa sih yang menjadi impian hidup anda ? Impian saya dan anda pastilah berbeda. Impian atau cita-cita adalah sesuatu yang menjadi target agar hidup kita menjadi lebih semangat dan menjadi fokus dalam mencapai sesuatu dalam hidup.
Kemudian banyak yang bertanya, apa yang menjadi impianmu waktu kecil ? Di antara kita pastilah banyak yang akan menjawab dulu saya ingin menjadi dokter, polisi, presiden, menteri bahkan ada yang ingin menjadi ketua RT.
Lalu apakah impian waktu kecil itu terwujud ? Tentu ada yang terlaksana namun ada pula yang tidak terwujud. Kemudian apakah bila impian tidak terwujud itu menjadi pertanda bahwa hidup kita salah arah, tidak fokus atau tiidak konsisten ? Ah, enggak juga. Hidup tidak sefatal itu bila ternyata impian kita tidak menjadi kenyataan.
Ada cerita seorang gadis yang di masa sekolahnya selalu menjadi juara kelas, bahkan ketika lulus dia menempati rangking tertinggi di antara teman-teman seangkatannya. Karena kecerdasannya itu kemudian dia memilih untuk masuk kedokteran.
Namun nasib berkata lain, anak ini tidak diterima di Universitas Negeri. Kemudian ada pilihan untuk masuk Universitas Swasta dengan biaya yang tinggi. Namun karena keadaan ekonomi orang tuanya yang bisa dikatakan miskin maka dia menyerah dengan cita-citanya semula.
Si gadis kemudian memilih untuk tidak melanjutkan pendidikan. Dia menerima hidup hanya dengan ijazah SMAnya. Namun inilah kehebatannya. Dia tidak melanjutkan kuliah bukan karena putus asa, dia memilih untuk memiliki usaha yang untuk seumuran (18 tahun) itu, mungkin kita saja belum kepikiran.
Gadis itu kemudian beternak ayam kampung. Lahan di belakang rumahnya kemudian dimanfaatkan untuk kandang anak-anak ayam. Dengan 100 ekor anak ayam kampung pertama, dengan modal tidak lebih dari lima juta dan dengan kesungguhannya melakoni bidang yang bukan cita-citanya, usahanya tersebut ternyata lancar bin mulus. Setelah beberapa bulan akhirnya gadis tersebut menuai hasil.
Jadi apa yang menjadi pelajaran dari kisah ini ? Bahwa hidup kita tidak menjadi sia-sia bila ternyata impian kita tidak terwujud. Ada potensi lain yang harus kita kerahkan untuk mewujudkan sesuatu yang ternyata bisa lebih bermanfaat dalam kehidupan kita selanjutnya.
Jadi seandainya bila seseorang di masa kecilnya bercita-cita menjadi anggota Power Rangger ke 6, karena ingin mendekati si Kimberly. Dan setelah dewasa mengetahui ternyata impiannya itu sesuatu yang impossible maka cepatlah berganti haluan dengan cita-cita lain yang lebih realistis, misal menjadi satpol pp namun berhati pink yaitu satpol pp yang baik hati yang menolak mengobrak-abrik lapak dagangan orang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar