Sabtu, 09 Maret 2013

Kasih Sayang Ibu Tak Ada Tandingannya


Pendapat masyarakat mengenai “Ibu” dapat didefinisikan sebagai manusia yang mampu melahirkan dan membesarkan seorang manusia dengan kasih sayang, kelembutan, dan perhatian. Banyak pandangan tentang definisi dari seorang ibu. Namun saya berpendapat Ibu adalah sosok wanita lemah lembut, penuh kasih sayang dalam merawat, dan membesarkan buah hatinya.
Bayangkan, beratnya kandungan Ibu ketika mengandung kita tidak disesalkan oleh Ibu. Bahkan, setiap detiknya Ibu selalu memperhatikan kandungannya agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan bagi kandungannya. Setiap detiknya diperhatikan kandunganya dengan cermat.
Dalam hal mengkonsumsi makanan pun, sang ibu sangat cermat memperhatikan asupan makanan yang memiliki vitamin agar kita tumbuh sehat di dalam kandungan sang ibu. Kasih sayang dan cinta seorang ibu selalu ada dan dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari, pengabdian dan perhatiannya tidak pernah mengenal kata berhenti layaknya sebuah keajaiban yang hadir dan menjadi naluri alami untuk terus memberi dengan sepenuh hati.
Anak adalah buah cinta kasih orang tuanya, mereka belajar dan mendapatkan pengetahuan dari orang terdekatnya terutama sosok seorang Ibu. Oleh karena itu cinta dan perhatian yang tulus seorang Ibu terhadap buah hatinya telah menjadi inspirasi bagi mereka untuk bisa berperilaku dan menunjukkan kreatifitasnya sebagai bentuk ungkapan terima kasih setelah begitu banyak perhatian dari Ibu yang diberikan kepadanya.
“Kasih Ibu Kepada Beta Tak Terhingga Sepanjang Masa” penggalan lirik lagu tersebut sudah menjelaskan pada kita bahwa kasih sayang seorang ibu tidak akan pernah habis atau pun di gantikan dengan harta sekalipun. Ketika menyebutkan cinta seorang ibu kepada anaknya di era sekarang banyak yang membanding bandingkan cinta seorang ibu kepada anaknya di era sekarang, setelah melihat banyak sekali kasus-kasus kekerasan terhadap anak bahkan ada yang sampai tega membunuh anaknya sendiri oleh ibunya sendiri. Tragis, kejam, dan tidak berkeprimanusiaan. Begitulah pemikiran yang ada di masyarakat.
Banyak faktor yang menyebabkan masyarakat bertanya-tanya tentang cinta seorang ibu kepada anaknya di era modern sekarang ini. Faktor Ekonomi sangat dominan mempengaruhi perilaku lembut seorang ibu. Ketika kondisi ekonomi sedang terhimpit seorang ibu bisa berpikir secara cepat untuk menghabisi nyawa anaknya sendiri dengan dalih tidak bisa membelikan susu, makan, dan vitamin pada anaknya. Namun di balik itu semua tidak sedikit pula seorang ibu yang tidak melakukan tersebut.
Kembali terhadap pandangan masyarakat yang lain yang berpendapat bahwa kasih sayang seorang ibu tidak dapat di bandingkan dengan apa pun. Namun, pada era modern sekarang malah seorang anak yg bertanya-tanya tentang cinta seorang ibu kepada anaknya itu seperti apa ? ini yang menarik. Ada sebuah cerita kecil yang bercerita tentang upah yang di inginkan seorang anak karena sang anak sering di minta tolong oleh ibunya sendiri (dalam hal ini bukan pembantu). Sang ibu meminta tolong kepada anaknya karena sang ibu sedang sibuk dengan pekerjaan rumah tangganya dan sang anak pun sedang santai saja tidak melakukan aktifitas yang begitu penting. ibu meminta tolong kepada anaknya antara lain: Pergi ke warung, Menjaga adiknya yang masih kecil, Menyiram tanaman di dpan rumah. Pada malam harinya saat si ibu sedang santai si anak yg di minta tolong tersebut menghampiri ibunya dengan membawa selembar kertas yang berisi: "UPAH MEMBANTU IBU HARI INI" Pergi kewarung = 5ribu, Menjaga adik = 10ribu, Menyiram tanaman = 5ribu, dan jumlahnya sebesar 20ribu. Sang anak menagih upah tersebut. Apa yang di lakukan sang ibu ? sang ibu membaca sambil tersenyum dan membalas surat tersebut dengan isi: Mengandung kamu selama 9 bulan = gratis, Melahirkan kamu = gratis, Merawat kamu sampai dewasa = gratis, Memandikan kamu = gratis.
Sang anak membaca itu dengan berlinang air mata dan meminta maaf pada ibunya. Dari cerita tersebut bisa disimpulkan bahwa jangan pernah membanding-bandingkan kasih sayang seorang ibu dengan apa pun, karena kasih sayang seorang ibu sangatlah murni. Seorang ibu tidak akan mengharapkan imbalan apa pun kepada anaknya. Sayangilah ibumu melebihi apapun di dunia ini sebagaimana diperintahkan oleh semua agama.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar